Manusia Istana Ungkap Kemarahan Lewat Puisi

0
475

Marcella Zalianty, Maudy Koesnaedi, Cornelia Agatha juga Slank dan Tony Q Rastafara akan menyuarakan kemarahan dan kekecewaan penyair Radhar Panca Dahana lewat pembacaan puisi teaterikal “Manusia Istana”. Pagelaran yang dipersembahkan untuk para elit politik ini diharapkan bisa mengajarkan bagaimana cara berpolitik secara kultural.

Bertempat di Galeri Indonesia Kaya, Rabu, 18 Januari 2017, Olivia Zalianty sebagai produser “Manusia Istana” begitu antusias dan bahagia bicara tentang rencana pagelaran ini pada 28 Januari mendatang. “Manusia Istana ini adalah bentuk kegelisahan saya mengenai keadaan negara, saya ingin protes tapi saya bukan demonstran, jadi ini adalah wujud protes saya lewat karya seni,” kata dia.

Marcella membawakan salah satu karya Radhar. Foto: Rosiana
Marcella membawakan salah satu karya Radhar. Foto: Rosiana

Meski hanya 2 bulan persiapan, Olive mengaku sangat siap dengan karya pertamanya sebagai produser karena dibantu oleh banyak pihak, termasuk Marcella Zalianty, yang dikenal cukup baik dalam membaca karya-karya sastra. Kakak kandung Olivia Zalianty ini akan membacakan sejumlah puisi, salah satunya berjudul ‘Parlemen Gerutu’, yang menceritakan politik dari sisi anggota legislatif.

“Sejak awal ditawari, saya selalu disuruh latihan sama Olive, saya selalu menggampangkan karena saya pikir toh hanya membaca sebuah karya puisi, setelah saya baca akhirnya saya paham kenapa pagelaran ini berbeda. Karya mas Radhar gak semudah itu untuk didalami dan dibacakan. Saya berharap pagelaran ini bisa menjadi renungan bangsa ini untuk lebih memahami keadaan bangsa dan negara ini,” tuturnya.

Maudy Koesnaedi membacakan karya yang akan dibawakannya: Foto: Rosiana
Maudy Koesnaedi membacakan karya yang akan dibawakannya: Foto: Rosiana

Pengalaman berbeda juga dialami Maudy Koesnaedi, yang mengaku kaget dengan karya-karya Radhar Panca Dahana yang isinya lebih banyak kekecewaan dan kemarahan. “Kalian kan tahu dong, saya dikenal dengan Zaenab yang anggun, lemah lembut, bawain rantang buat si Doel, sekarang saya tampil membawakan puisi yang keras dan ‘laki’ banget, saya senang sekali karena hal-hal seperti ini memberikan makanan jiwa kepada saya,” paparnya.

Dua band besar, Slank dan Tony Q Rastafara juga akan menyumbangkan karyanya dalam pagelaran ‘Manusia Istana’. Bedanya mereka membawakan karya Radhar lewat lagu, puisi ‘Kabut Sebuah Negeri’ dipilih Slank dari tiga judul yang diberikan kepada mereka. Kaka cs mengaku puisi tersebut lebih aktual dengan kondisi saat ini. “Kita buat lagunya nggak lebih dari dua jam dan langsung bisa direkam,” kata Ivan mewakili Slank.

Para pengisi acara dan penyair Manusia Istana. Foto: Rosiana
Para pengisi acara dan penyair Manusia Istana. Foto: Rosiana

Pagelaran ini juga akan diperkuat dengan elemen-elemen dramaturgis khas pertunjukan teater mulai tata panggung, pencahayaan computerized, lantunan musik bernuansa orkestra tradisional hingga teknologi video mapping yang akan memperkuat suasana atau atmosfir panggung. Pertunjukan Manusia Istana dapat disaksikan di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Sabtu 28 Januari 2017 pukul 19.30. Harga tiket, VIP Rp750.000, Kelas I Rp500.000, Reguler Rp300.000 dan Pelajar/Mahasiswa Rp75.000. Tiket dapat dibeli melalui www.kiostix.com. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here