Topeng Panji, Koleksi Unik di Museum Tembi Rumah Budaya

0
1311

Topeng Panji merupakan salah satu koleksi yang unik di Museum Tembi Rumah Budaya Bantul Yogyakarta. Topeng Panji menjadi koleksi sejak museum berdiri tahun 1999. Koleksi topeng ini milik pendiri Museum Tembi, yaitu Drs P Swantoro. Selain topeng Panji, di museum ini juga ada koleksi topeng Ramayana dan Mahabarata.

Topeng Panji tokoh Raden Gunungsari dan Dewi Kilisuci Koleksi Museum Tembi Rumah Budaya Yogyakarta. Foto: Suwandi
Topeng Panji tokoh Raden Gunungsari dan Dewi Kilisuci Koleksi Museum Tembi Rumah Budaya Yogyakarta. Foto: Suwandi

Koleksi topeng Panji dianggap unik, karena topeng Panji mengambil kisah dari cerita Panji yang asli dari Jawa, terutama Jawa Timur sejak Kerajaan Kediri. Jadi, kisah cerita Panji dan topeng Panji hingga sekarang sudah berumur ratusan tahun atau menembus puluhan keturunan manusia Jawa.

Topeng Panji Tokoh Raden Asmarabangun dan Dewi Galuh Candrakirana dalam Pameran Topeng di Museum Sonobudoyo Tahun 2015. Foto: Suwandi
Topeng Panji Tokoh Raden Asmarabangun dan Dewi Galuh Candrakirana dalam Pameran Topeng di Museum Sonobudoyo Tahun 2015. Foto: Suwandi

Topeng Panji dibuat oleh masyarakat Jawa sejak zaman dulu, salah satunya sebagai perlengkapan dalam pertunjukan tari. Bahkan hingga kini, topeng tersebut masih bisa dijumpai di beberapa tempat di Jawa, mulai dari Kediri dan Malang di Jawa Timur, Yogyakarta, Surakarta, hingga Cirebon Jawa Barat. Munculnya berbagai topeng Panji di berbagai tempat itu, membuat topeng Panji memiliki ciri khas di setiap daerah, karena bentuknya yang berbeda-beda.

Menilik dari bentuknya, topeng-topeng Panji di Museum Tembi Rumah Budaya lebih mirip dengan gaya Yogyakarta, seperti yang terdapat di Museum Negeri Sonobudoyo Yogyakarta. Sementera tokoh-tokoh topeng Panji yang ada di Museum Tembi, di antaranya adalah Raden Gunungsari, Dewi Kilisuci, Prabu Klana Sewandana, Dewi Ragil Kuning, Nayagenggong, dan Sabdopalon.

Beberapa topeng Panji koleksi Museum Tembi Rumah Budaya. Foto: Suwandi
Beberapa topeng Panji koleksi Museum Tembi Rumah Budaya. Foto: Suwandi

Hingga saat ini, topeng Panji masih diproduksi oleh masyarakat. Bahkan di Museum Tembi, cara membuat topeng Panji dipraktikkan setiap hari Selasa pukul 10.00—15.00 WIB oleh perajin topeng bernama Warsana. Para pengunjung museum dapat melihat secara langsung cara membuat topeng yang terbuat dari kayu jaranan atau pule, mulai dari bahan dasar yang diberi pola, penatahan hingga pengecatan. Selain itu, bahkan pengunjung secara berombongan bisa praktek sendiri membuat topeng Panji yang dipandu oleh perajin topeng maupun karyawan Tembi dalam kegiatan budaya.

Topeng Panji koleksi Museum Radya Pustaka Surakarta. Foto: Suwandi
Topeng Panji koleksi Museum Radya Pustaka Surakarta. Foto: Suwandi

Dalam kesenian, topeng Panji juga masih rutin digunakan sebagai properti tari. Bahkan sekarang di Kabupaten Kediri dan Malang Jawa Timur sedang digalakkan seni tari yang bersumber dari cerita Panji. Selain itu, hingga saat ini pula, kesenian kuda lumping yang hidup di masyarakat luas, masih menampilkan tokoh bancak doyok menggunakan topeng jenaka, yang merupakan abdi kinasih Panji Asmarabangun atau Inu Kertopati.

Banyak museum di Nusantara yang mengoleksi topeng Panji, antara lain di Museum Negeri Sonobudoyo Yogyakarta, Museum Wayang Kekayon Yogyakarta, Museum Keraton Yogyakarta, dan Museum Radya Pustaka Surakarta. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here