Jayanta Sang Juara Memamerkan 65 Karya di Bentara Budaya Yogyakarta

0
479

Karya seni grafis dari Jayanta Naskar (India) yang berjudul Reinvention of Myself dengan menggunakan teknik Etsa dan Intaglio berhasil memikat dewan juri dalam Kompetisi Internasional Trienale Seni Grafis Indonesia V Tahun 2015 yang diselenggarakan oleh Bentara Budaya. Karya Jayanta ini mengalahkan 354 karya dari 197 pegrafis yang mengikuti kompetisi tersebut. Sementara juara kedua diraih oleh pegrafis Thailand yang bernama Puritip Suriyapatarapun dengan karyanya yang berjudul Our Whole Life Searching yang menggunakan teknik lithografi. Sedangkan juara ketiga diraih pegrafis Indonesia, Muhlis Lugis dengan judul karya Addiction dengan menggunakan teknik cukil kayu.

Reinvention of Myself, Coloring Etching and Intaglio, 77 x 112 cm, 2014, Edisi 712, karya Jayanta Naskar sebagai Juara I Kompetisi Internasional Trienale Seni Grafis Indonesia V 2015. Foto: A. Sartono
Reinvention of Myself, Coloring Etching and Intaglio, 77 x 112 cm, 2014, Edisi 712, karya Jayanta Naskar sebagai Juara I Kompetisi Internasional Trienale Seni Grafis Indonesia V 2015. Foto: A. Sartono

Selain hadiah berupa uang juara pertama dari kompetisi ini juga diberi kesempatan untuk melakukan pameran tunggal keliling di empat Bentara Budaya, yakni Bentara Budaya Jakarta, Bentara Budaya Yogyakarta, Balai Sudjatmoko Solo, dan Bentara Budaya Bali. Pameran tunggal Jayanta di Bentara Budaya Yogyakarta yang berlangsung sejak tanggal 17-25 November 2016 dan dibuka secara resmi oleh Edy Sunaryo ini merupakan pameran tunggal kedua Jayanta setelah pamerannya di Bentara Budaya Jakarta. Pameran yang dilakukan Jayanta dengan tema besar Jayanta’s Prints ini menyuguhkan 65 karya grafis Jayanta dengan menggunakan teknik etsa, cukil, dan litho. Dari sekian karya itu 40 karya merupakan karya tunggal sementara 25 lainnya merupakan karya serial.

There is Love in The Air, Nontoxic Serigraphy Print 47 x 61 cm, 2014, Edisi I8, Paper Somerset 240 GSM, karya Jayanta Naskar. Foto: A. Sartono
There is Love in The Air, Nontoxic Serigraphy Print 47 x 61 cm, 2014, Edisi I8, Paper Somerset 240 GSM, karya Jayanta Naskar. Foto: A. Sartono

Jayanta Naskar adalah pegrafis yang lahir di Batanagor, India pada tanggal 4 Agustus 1975. Gelar BVA ia peroleh pada tahun 2001 di Rabrindra Bharati University, Kalkuta, India. Pada tahun 2003 Jayanta memperoleh gelar MVA di Visva University. Ia aktif melakukan pameran baik tunggal maupun bersama di negaranya sendiri dan juga di tingkat internasional pada beberapa negara.

Pameran JayantaSelain itu Jayanta sering pula berpartisipasi dalam pameran internasional seperti Lesserda World Art Print Annual of Bulgaria, 2nd Penang International Print Exhibition di Malaysia, Thailand, dan Italia.

Keseluruhan karya Jayanta Naskar dan proses kreatif yang menyertainya, menurut Devy Ferdianto (praktisi dan penggiat seni cetak grafis) dalam kuratorialnya, menjadi sebuah simpulan naratif yang menggugah kesadaran kita akan sebuah realitas eksistensi zaman. Kita serta merta dapat melihat bagaimana seorang seniman memberi respon akan kondisi riil yang melingkupinya melalui teknik dan medium grafis. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here