Mengenal Alat Musik Jawa Kuno

0
977

Musik adalah suatu yang abstrak yang berhubungan dengan bunyi. Sedangkan alat musik merupakan benda-benda yang berwujud dan dapat diamati. Tetapi yang jelas keduanya saling berkaitan, bahkan dalam kenyataan tak dapat dipisahkan. Alat musik sudah ada sejak zaman prasejarah. Di Indonesia sendiri misalnya, sejak masa perundagian telah dikenal alat musik nekara berbahan perunggu.

Sampul Depan Buku. Foto: Kusalamani
Sampul Depan Buku. Foto: Kusalamani

Interaksi antar bangsa adalah salah satu penyebab suatu kebudayaan mendapatkan pengaruh. Di Indonesia, kebudayaan India membawa pengaruh cukup besar di bidang seni pada masa Jawa Kuno. Ketika keduanya bertemu yang terjadi adalah proses akulturasi, disesuaikan dengan keadaan di Indonesia. Akulturasi musik terjadi terutama melalui agama Hindu dan Buddha. Hal ini tidak mengherankan karena musik merupakan komponen penting dalam upacara keagamaan Hindu maupun Buddha. Musik dimainkan dengan hikmad untuk mencapai emosi keagamaan. Selain untuk keperluan yang bersifat religi, musik juga bisa dipergunakan sebagai sarana penghibur, mengiringi suatu pertunjukan, dan penambah semangat (dalam perang atau pertandingan).

Bukti bahwa musik dan alat musik di Jawa Kuno pernah memegang peranan penting dapat dilihat dari berbagai peninggalan yang ada. Misal relief-relief di berbagai candi (Prambanan, Borobudur, Penataran dan lain-lain), prasasti-prasasti (misal Prasasti Ramwi yang ditemukan di Magelang, Prasasti Polengan dari Yogyakarta dan lain-lain), kitab-kitab (Sutosoma, Hariwangsa, Ramayana dan lain-lain), arca dengan membawa alat musik (Dewi Saraswati, Laksmi dan lain-lain) maupun berita-berita asing.

Sebagian isi buku. Foto: Kusalamani
Sebagian isi buku. Foto: Kusalamani

Berdasarkan cara memainkan alat musik tersebut ada yang dipukul baik dengan tangan maupun alat bantu (misal kendang, gong), dipetik (semacam harpa), digesek (misal rebab), dan ditiup (misal seruling). Dalam memainkan alat musik ansambel memegang peran penting. Ansambel adalah suatu sistem yang terdiri atas beberapa ragam warna bunyi/timbre (alat musik) yang disusun menjadi suatu kebulatan dan berfungsi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Setiap alat musik memiliki warna bunyi dan mempunyai fungsi dalam ansambel.

Buku ini memaparkan dengan cukup jelas tentang perkembangan alat musik pada masa Jawa Kuno. Seperti jenis dan fungsi alat musik serta cara memainkan, penyebarannya, waktu atau saat memainkan dan para pemainnya. Serta pengaruh musik dalam kehidupan sehari-hari. (*)

  • Judul:
    Alat Musik Jawa Kuno
  • Penulis:
    Pieter Eduard Johannes Ferdinandus
  • Penerbit:
    Mahardhika, 2003, Yogyakarta
  • Bahasa:
    Indonesia
  • Jumlah halaman:
    xxi + 470

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here