Soto Tauco Khas Tegal Singgah di Yogyakarta

0
1466
Tampilan soto tauco khas Tegal lengkap dengan sertaan lainnya. Foto: A.Sartono
Tampilan soto tauco khas Tegal lengkap dengan sertaan lainnya. Foto: A.Sartono

Ada banyak jenis makanan soto. Ada soto banjar, soto betawi, soto sulung, soto solo, soto yogya, soto madura, soto lamongan, soto sokaraja, soto semarang, coto makasar, dan soto tauco. Soto yang disebut terakhir itu telah menjadi identitas kuliner bagi Tegal dan sekitarnya. Sama halnya dengan gudeg yang menjadi identitas kuliner bagi Yogyakarta.

Tampilan soto tauco khas Tegal lengkap dengan sertaan lainnya. Foto: A.Sartono
Tampilan soto tauco khas Tegal lengkap dengan sertaan lainnya. Foto: A.Sartono

Bagi warga Yogyakarta dan sekitarnya yang ingin menikmati soto tauco tidak perlu lagi harus datang ke Tegal. Ada sebuah rumah makan soto tauco khas Tegal ini terdapat di Jl Raya Bantulan-Sidoarum Sleman. Warung makan Soto Tauco Khas Tegal ini berada sekitar 200 meter arah selatan Pertigaan Bantulan.

Seperti namanya, tauco menjadi unsur bumbu utama di samping bumbu rempah-rempah lain. Nanang (50), pemilik dan pengelola warung makan soto tauco khas Tegal ini, menyampaikan bahwa warung makannya telah dibuka tujuh bulan yang lalu. Pelanggan memang belum sangat banyak. Rata-rata dalam sehari ia mampu menjual 50-60 mangkuk. Kebanyak pelanggannya memang orang-orang dari Tegal, Slawi, Pekalongan, dan sekitarnya yang telah akrab dan sering kangen dengan salah satu makanan khas daerahnya itu. Namun orang-orang Yogyakarta mulai banyak yang menyukainya.

Nanang (50) dan istri, pemilik/ pengelola soto tauco khas Tegal. Foto: A. Sartono
Nanang (50) dan istri, pemilik/ pengelola soto tauco khas Tegal. Foto: A. Sartono

Soto tauco ini memang terkesan lebih berat dibandingkan soto-soto lain terutama soto yang biasa ditemukan di Yogya maupun Solo. Sama seperti soto model Pantura, mangkuk sebagai wadah sotonya relatif kecil, sama seperti mangkuk dawet. Untuk soto tauco ini konsumen bisa memilih isian dagingnya, yakni daging sapi, babat, atau daging ayam kampung. Bisa juga dicampur. Untuk sertaannya selain nasi putih konsumen juga bisa memilih lontong. Sedangkan sertaan lain untuk menyantap soto ini adalah telur asin, tahu aci khas Tegal, dan krupuk mie.

Bagi yang terbiasa dengan tauco memang memberikan rasa, aroma, dan warna khas pada soto tauco. Rasanya tidak bisa digantikan dengan bumbu lain. Pun aromanya. “Kami sengaja mendatangkan tauco, tahu aci, telur asin, dan krupuk mie dari Tegal. Di samping harganya yang terjangkau kualitas bahannya juga bisa dipertanggungjawabkan,” papar Nanang yang membuka warung makannya mulai pukul 09.00-16.00.

Soto tauco khas Tegal dengan lontong dan kerupuk mie. Foto: A. Sartono
Soto tauco khas Tegal dengan lontong dan kerupuk mie. Foto: A. Sartono

Perpaduan rempah-rempah dengan tauco menghasilkan ramuan yang sangat khas. Isian berupa irisan daging/sapi/babat/daging ayam kampung yang diolah sedemikian rupa menambah kelezatan soto ini. Demikian pula kecambah dan irisan daun bawang serta taburan bawang gorengnya memberikan rasa dan aroma yang kompak dan unik.

“Kami memang secara khusus memilih babat yang relatif tebal, bersih. Daging yang nomer dua karena daging nomer satu terlalu ‘sepa’ dan keras. Sedang daging nomer tiga terlalu berlemak. Jadi yang pas memang yang nomer dua. Kami tidak menggunakan gula melainkan tebu dan kami tidak menggunakan MSG sama sekali,” kata Nanang.(*)

PETA LOKASI:

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here