3 Tahun Galeri Indonesia Kaya Tampilkan 100 Pekerja Seni Indonesia

0
696

Sejak diresmikan pada 10 Oktober 2013, Galeri Indonesia Kaya telah dikunjungi lebih dari 300.000 orang penikmat seni yang menyaksikan lebih dari 1.000 pertunjukan yang dipadu dengan konsep kekinian. Pada hari jadinya yang ke-3 Galeri Indonesia Kaya menampilkan 100 pekerja seni dalam sebuah pameran foto bertajuk I Am Indonesian.

Potong tumpeng HUT ke-3 Galeri Indonesia Kaya. Foto: Rosiana
Potong tumpeng HUT ke-3 Galeri Indonesia Kaya. Foto: Rosiana

Para pekerja seni yang terlibat dalam pemotretan ini terdiri dari 100 seniman lintas generasi. Dari berbagai genre, senior hingga generasi muda. Di antaranya adalah, Addie MS, Yovie Widianto, Agus Noor, Butet Kartaredjasa, Be3, Chelsea Islan, Denny Wirawan, Dewi Lestari, Erwin & Gita Gutawa, Garin Nugroho, Happy Salma, Jay Subiyakto, Joko Anwar, Julie Estelle, Maudy Koesnaedi, Monita Tahalea, Nano & Ratna Riantiarno, Reza Rahadian, Ria Irawan, Sapardi Djoko Damono, Sundari Soekotjo, Sujiwo Tedjo, Titi DJ, Trio Lestari, Titiek Puspa, dan banyak lainnya.

Menggandeng Oscar Lawalata sebagai desainer untuk para pekerja seni, perancang busana kenamaan ini memilih warna putih untuk dikenakan seluruh pegiat seni ini. Mengapa putih, Oscar beralasan, putih mewakili jiwa yang bersih dan diharapkan bisa mengeluarkan personality dari masing-masing seniman. “Tapi ini bukan sekadar tenun putih, kalau diperhatikan, detailnya, aplikasi patchwork dan elemen bebatuan membuat kain ini tampak lebih kaya,” papar Oscar.

Para seniman karya foto Glen Prasetyo. Foto: Rosiana
Para seniman karya foto Glen Prasetyo. Foto: Rosiana

Glen Prasetya, didaulat menjadi fotografer dalam project ini. Meski terbiasa memotret dalam berbagai event, Glen mengaku cukup tegang dalam mempersiapkan pameran foto I Am Indonesian ini. Glen mengaku secara teknis sangat kewalahan mengumpulkan 100 pekerja seni untuk difoto bersamaan.

“Namun akhirnya kami berhasil menyatukan mereka semua, persoalan lain kemudian muncul, bagaimana saya harus bisa memunculkan karakter mereka dalam tiap foto, tapi saya sangat senang bisa bergabung dalam project ini,” paparnya saat ditemui dalam press conference beberapa waktu lalu.

100 Pekerja Seni Dalam Bingkai Foto I Am Indonesia. Foto: Dokumentasi Galeri Indonesia Kaya
100 Pekerja Seni Dalam Bingkai Foto I Am Indonesia. Foto: Dokumentasi Galeri Indonesia Kaya

Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian tak kalah seru menceritakan proses pameran foto I Am Indonesian ini. “Kami menggelar pameran foto ini sebagai bentuk apresiasi dan terima kasih kami kepada para pekerja seni Indonesia yang turut memajukan dan mendekatkan kembali seni pertunjukan budaya di hati masyarakat Indonesia,” katanya.

Kedepannya, Renita berharap kehadiran Galeri Indonesia Kaya bisa terus menumbuhkan kecintaan masyarakat Indonesia kepada panggung pertunjukan tanah air. “Semuanya butuh proses, begitu juga kecintaan masyarakat pada seni dan budaya Indonesia. Seiring dengan proses ini, saya percaya kami akan meraih sesuatu yang baik, perlahan menambah kecintaan masyarakat, ketimbang melakukan sesuatu yang instan dan berdampak besar,” tambahnya.

Karya-karya foto Glen Prasetyo. Foto: Rosiana
Karya-karya foto Glen Prasetyo. Foto: Rosiana

Program baru Galeri Indonesia Kaya yang sudah berjalan adalah ‘Ruang Kreatif,’ yang akan menghadirkan para mentor yang ahli di dunia seni pertunjukan. Di ruang kreatif ini, para seniman muda yang berpotensi bisa belajar lebih banyak untuk mengembangkan gagasan kreatif menjadi sebuah pertunjukan yang menarik dan konsisten menghasilkan karya-karya sehingga ada regenerasi dalam dunia seni pertunjukan Indonesia.

Pameran foto I Am Indonesian dibuka bersamaan dengan ulang tahun Galeri Indonesia Kaya yang ketiga. Eksibisi berlangsung 10-23 Oktober 2016 di Lobby Shinta dan Plaza Shinta (lantai 3) East Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here