Bregada Kampung Wisata Yogyakarta, Kreasi Baru untuk Daya Tarik

0
776

Kampung-kampung wisata di Kota Yogyakarta terus berbenah, di samping di sana-sini mulai juga bertumbuhan. Salah satu kreasi dalam rangka terus berbenah itu, mereka membentuk apa yang dinamakan Bregada Kampung Wisata. Bregada bisa diartikan sebagai pasukan prajurit. Bregada-bregada kampung wisata ini menjadi salah satu ikon yang menarik perhatian orang karena dalam setiap kali perayaan atau event tertentu pada kampung-kampung wisata itu mereka ditampilkan.

Bregada Kalinyamat Kampung Pandean Umbulharjo Yogyakarta. Foto: Sartono
Bregada Kalinyamat Kampung Pandean Umbulharjo Yogyakarta. Foto: Sartono

Agar masyarakat luas semakin mengenal mereka, maka dalam rangka Gelar Potensi Kampung Wisata 2016 bregada-bregada itu ditampilkan dalam wujud festival. Untuk itulah mereka unjuk kebolehan di sepanjang Jl Malioboro dengan start dari Kompleks Kepatihan Danurejan menuju Kompleks Benteng Vredeburg. Ada 15 bregada yang berkiprah di sepanjang Malioboro bulan lalu. Masing-masing bregada berusaha tampil menjadi yang terbaik.

Banyak kreativitas yang dilakukan oleh kelompok-kelompok bregada tersebut. Ada kelompok yang menggunakan tambir (semacam nyiru berukuran relatif kecil) yang dikreasi sedemikian rupa sehingga menjadi semacam perisai. Ada pula yang menggunakan papan yang diserut yang kemudian dicat sehingga tampilannya mirip sebilah golok besar.

Bregada Lelaki Kampung Wisata Cokrodiningratan. Foto: Sartono
Bregada Lelaki Kampung Wisata Cokrodiningratan. Foto: Sartono

Ada lagi bregada yang menggunakan pralon yang dicat sebagai tangkai tombak. Selain itu, pakaian atau kostum yang mereka kenakan sepertinya mencoba meniru kostum prajurit-prajurit Jawa di masa lalu. Sekalipun demikian, ada pula yang tampil dengan kostum yang terbuat dari plastik dan tas kresek.

Bregada Kampung Wisata Kauman. Foto: Sartono
Bregada Kampung Wisata Kauman. Foto: Sartono

Gelar Potensi Kampung Wisata yang dimeriahkan dengan festival bregada kampung wisata ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) dan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Pertanian (Diserpindagkoptan) Kota Yogyakarta. Hal ini dimaksudkan sebagai salah satu media pembinaan bagi Kampung Wisata dan UMKM yang ada di Kota Yogyakarta.

Acara ini yang melibatkan 17 kampung wisata dan 70 UMKM, juga dimaksudkan untuk memperkenalkan keberadaan kampung wisata kepada masyarakat serta mempromosikan hasil-hasil produksi dan kreasi dari kampung tersebut.

Bregada Kampung Wisata Paku Alaman. Foto: Sartono
Bregada Kampung Wisata Paku Alaman. Foto: Sartono

Barangkali perlu dipikirkan juga apakah yang dinamakan bregada itu selalu merujuk kepada penggambaran bregada Jawa di masa lalu dengan segala kostum dan peralatan perangnya. Jika demikian, mungkin memang perlu ada informasi yang lebih lengkap tentang hal itu. Perlu pula dipikirkan tentang cara mengenakan kostum secara benar. Cara mengenakan/membawa senjata secara benar, termasuk peragaan cara penggunaannya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here