Temen » Judika Sihotang: Bukan Batak Biasa

Lahir di Sidikalang, Dairi, Sumatera Utama, Judika Nalon Abadi Sihotang,
anak ke-6 dari 7 bersaudara ini mencoba meraih mimpinya dengan datang ke
Jakarta dan mengikuti ajang menyanyi di televisi, hasilnya pun memuaskan, setelah
berhasil meraih juara kedua, sampai saat ini kariernya semakin cemerlang. Bakat
menyanyinya memang sudah terlihat sejak ia kecil, sejak SD Judika sudah membuat
grup vokal bersama adik dan dua sahabatnya yang kemudian dikontrak oleh
sebuah hotel internasional di Brastagi. Merasa tak puas dengan bernyanyi di hotel
berbintang, Judika kembali mencoba peruntungan dengan mengikuti ajang “Bahana
Suara Pelajar” dan menjadi juara pertama se-Sumatera Utara.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Judika bukan hanya beruntung dengan segala yang ia dapati sekarang,
semua hasil ia dapat dengan kerja keras, bahkan beberapa kompetisi menyanyi
yang ia ikuti seringkali hasilnya mengecewakan. Menjadi penyanyi kafe sampai
tukang tambal ban pernah dialami Judika sebelum pancapaian suksesnya sekarang,
apalagi disebut penyanyi instan, seperti apa yang seringkali orang-orang katakan
mengenai lomba-lomba menyanyi yang didukung dengan SMS. Buktinya, pasca
kesuksesannya di Indonesian Idolm Judika sudah merilis tiga album solo, “Seri
Cinta”, “One” dan “Setengah Mati Merindu” yang diterima pasar dengan baik.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Seakan ingin membuktikan talentanya yang lain, pria kelahiran 31 Agustus 1978 ini
mulai merambah dunia akting lewat filmnya “Si Jago Merah” dan “The Tarix Jabrix
2, dari dua filmnya ini, ia diganjar penghargaan dalam kategori Pemeran Pendatang
Baru Pria Terbaik lewat filmnya Si Jago Merah di ajang Indonesian Movie Award.
Belakangan ia sedang disibukkan dengan proyek terbarunya menjadi
vokalis band Mahadewa yang di motori Ahmad Dhani bos RCM (Republik Cinta
Manajemen).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tawaran menjadi vokalis band bukan hanya kali ini datang kepada
Judika, beberapa waktu lalu sempat terdengar kabar, Judika akan menggantikan
posisi Sammy di Kerispatih. “Aku sudah sejak lama bangga sama Dhani, mulai
dari pengalamannya di musik, karya-karyanya dan karakter dia,” katanya saat
ditemui di Gedung Kesenian Jakarta beberapa waktu lalu. Memilih untuk menjadi
vokalis band, Judika mengaku mendapatkan berbagai pilihan, salah satunya
adalah tetap menjalani karirnya sebagai penyanyi solo. “Saat ini aku lagi fokus
menjalani keduanya, karena menjadi penyanyi solo adalah satu-satunya tempat aku
berekspresi sesuai dengan karakterku,” tambahnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Saat mengisi acara Lampion 100% Angpao Global TV kemarin, Judika
didapuk membawakan lagu “All For Love” milik Bryan Adams bersama Sammy
Simorangkir, dan Firman. Ketiganya berhasil memukau dengan pembagian dan
harmonisasi suara. “Kalian memang bukan batak biasa” kata Oni Krisnerwinto
pengiring musik mereka malam itu. Ketika ditanya Oni mengenai membuat boy band
yang sedang ngetrend, Judika menolak. “Aku nggak mau serakah, aku sudah nyanyi
solo, jadi vokalis band juga, trus mau bikin boy band juga. Nggak lah, lagian aku
juga nggak bisa nari dan kita punya karakter penyanyi solo sendiri-sendiri,” katanya.

Sampai saat ini, mimpi Judika dalam karirnya masih panjang, ia tak mau cepat puas
dengan hasil yang ia dapatkan sekarang. “Satu hal yang pasti, sebagai seorang
penyanyi aku ingin berikan yang terbaik, lewat karya dan semua talenta yang aku
punya,” katanya.

Natalia S