Beritabudaya » KAYA BATHANG LELAKU
Pepatah Jawa di atas secara harfiah berarti seperti (ibarat) bangkai/mayat berjalan-jalan.
Mayat tentu saja tidak dapat berjalan-jalan sendiri. Akan tetapi bukan itulah yang dimaksudkan oleh pepatah ini. Pepatah ini sebenarnya ingin menggambarkan tentang satu orang yang melewati tempat sangat berbahaya (dan mengancam nyawa). Oleh karena ia hanya berjalan seorang diri saja maka ia ibarat mayat yang berjalan-jalan. Artinya, ia seperti menyongsong maut seorang diri sehingga gambarannya sudah seperti mayat yang berjalan-jalan.
a.sartono







